Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Seorang pria berinisial MJB (29) berhasil diamankan di sebuah kamar kos-kosan di Lingkungan Mantro, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, pada Minggu malam (1/2/2026) sekitar pukul 20.00 WITA.
Penangkapan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 81,60 gram, beserta sejumlah barang bukti pendukung lainnya.
KBO Satresnarkoba Polres Dompu, IPDA Sumaharto, yang memimpin langsung penindakan di lapangan, menjelaskan bahwa penggeledahan dilakukan sesuai prosedur.
“Setelah terduga berhasil diamankan, kami melakukan penggeledahan badan dan kamar kos dengan disaksikan saksi dari warga setempat. Seluruh proses dilakukan secara terbuka dan sesuai SOP, dan barang bukti diambil langsung oleh terduga kemudian diserahkan kepada petugas,” jelasnya.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain
1. 1 ( satu ) buah kotak alat sparepart motor yang berisikan
✓ 3 buah klip kosong
✓ 1 buah klip yang di dalamnya berisikan kristal bening.
2. 1 ( satu ) tas warna orange berisikan
✓ 1 ( satu ) buah timbangan digital.
✓ 2 ( dua ) bundel klip kosong
✓ 2 ( dua ) buah spidol
✓ 2 ( dua ) buah sendok
3. 1 ( satu ) buah plastik hitam yang di dalamnya berisikan
✓ 1 ( satu ) buah kotak sparepart motor
✓ 2 ( dua ) buah klip yang di dalamnya berisikan kristal bening yang di duga Narkotika jenis sabu-sabu.
4. 1 ( satu ) buah kotak rokok Surya yang di dalamnya berisikan 1 ( satu ) gulung kristal bening di duga Narkotika jenis sabu.
5. Uang tunai sejumlah Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
6. 1 ( satu ) unit hp merk Samsung.
Kasat Resnarkoba Polres Dompu, IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., menyampaikan bahwa terduga MJB merupakan residivis kasus narkotika.
“Terduga baru saja bebas dari Lapas Sumbawa Besar sekitar 19 hari lalu setelah menjalani hukuman 4 tahun atas kasus narkotika. Yang bersangkutan kembali kami amankan karena diduga kuat berperan sebagai pengedar sabu di wilayah Kecamatan Dompu,” tegasnya.
Lebih lanjut, IPTU Rahmadun Siswadi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan di atasnya.
“Kami akan mendalami sumber barang, melakukan gelar perkara, serta melengkapi proses penyidikan hingga tuntas,” tambahnya.












