Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menekankan sejumlah hal yang harus menjadi perhatian seluruh personel, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, ramah, humanis, dan profesional sesuai konsep Presisi.
Selain itu, ia meminta personel untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya hadir ketika terjadi permasalahan, tetapi juga aktif membangun komunikasi melalui patroli dialogis, kegiatan sosial, sambang warga, dan berbagai bentuk kemitraan lainnya.
Ia juga menegaskan pentingnya melaksanakan tugas dengan niat tulus berbakti serta menjadikan profesi kepolisian sebagai ladang pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Di bidang pengembangan sumber daya manusia, seluruh personel didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, kemampuan, dan inovasi dalam menghadapi perkembangan teknologi serta dinamika kejahatan yang terus berkembang. Soliditas internal dan kekompakan antar personel maupun antar fungsi juga harus terus dijaga sebagai modal utama keberhasilan organisasi.
Selain itu, Kapolda meminta seluruh jajaran memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat karena keamanan tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri, melainkan melalui kerja sama dan kolaborasi yang kuat.
“Saya berharap seluruh personel Polres Lombok Tengah menjadi polisi yang dekat dan dicintai masyarakat, profesional dalam bertugas, humanis dalam melayani, kuat dalam integritas, serta mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan solusi bagi masyarakat Lombok Tengah,” katanya.
terakhir ia mengajak seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memperkuat sinergitas guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Bumi Tatas Tuhu Trasna.












