Sumbawa Barat – Keselamatan pengguna jalan, khususnya para pelajar yang memulai aktivitas sejak pagi hari, menjadi perhatian jajaran Polsek Maluk. Melalui kegiatan *Rawan Pagi* yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026) mulai pukul 06.50 WITA, personel Polsek Maluk hadir di depan SMP Negeri 1 Maluk guna memberikan pelayanan pengaturan lalu lintas sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
Kegiatan yang melibatkan dua personel piket Polsek Maluk tersebut dilaksanakan dengan dukungan kendaraan patroli roda empat, peluit, serta tongkat samapta. Kehadiran anggota kepolisian di lokasi sekolah menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas pada jam-jam sibuk ketika pelajar, orang tua, dan masyarakat memulai aktivitas.
Di tengah ramainya arus kendaraan yang melintas, personel Polsek Maluk tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan berkendara serta mengutamakan keselamatan di jalan raya. Selain itu, petugas turut menyerap informasi dari masyarakat terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.
Kegiatan ini merupakan implementasi dukungan terhadap Program Presisi Polri, khususnya pada aspek pemulihan ekonomi nasional, peningkatan kualitas pelayanan Polri, serta mewujudkan pelayanan kepolisian yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.
Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, **IPTU Anak Agung Made Subrata**, mengatakan bahwa kegiatan *Rawan Pagi* merupakan salah satu bentuk pelayanan nyata Polri yang langsung dirasakan masyarakat, terutama pada titik-titik yang memiliki tingkat aktivitas tinggi pada pagi hari.
“Keberadaan anggota Polri di lapangan pada jam-jam rawan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain mengatur arus lalu lintas, anggota juga menyampaikan edukasi kepada pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas serta membangun komunikasi dengan masyarakat terkait situasi kamtibmas,” ujar IPTU Anak Agung Made Subrata.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya.
“Ketika masyarakat melihat polisi hadir dan aktif melakukan pelayanan, maka akan tumbuh rasa aman. Di sisi lain, keberadaan anggota di lapangan juga dapat meminimalisir peluang terjadinya pelanggaran maupun tindak kejahatan,” tambahnya.












