Lombok barat, NTB – Kawasan wisata Pantai Senggigi di Kabupaten Lombok Barat terus menjadi salah satu destinasi utama yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung, jajaran Sat Polairud Polres Lombok Barat secara konsisten menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Langkah preventif ini diambil untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di sekitar area pantai dan dermaga agar tetap kondusif.
Aktivitas pengamanan yang berlangsung pada hari Selasa (16/06/2026) ini menyasar beberapa titik vital di sepanjang garis pantai Senggigi. Petugas kepolisian yang bersiaga di Pos Polairud Senggigi tampak aktif berinteraksi dengan warga setempat, pedagang, hingga para pelancong yang sedang menikmati keindahan alam pantai.
Imbauan Keselamatan Wisatawan dan Kebersihan Lingkungan Pantai
Sejak pagi hari, personel piket Sat Polairud Pos Senggigi telah memulai pergerakan untuk melaksanakan giat pemolisian masyarakat (polmas). Sekitar pukul 10.30 WITA, petugas menyisir area bibir pantai untuk memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri dan kebersihan lingkungan. Keberadaan anak-anak yang bermain di tepi pantai menjadi salah satu fokus perhatian utama petugas dalam memberikan peringatan dini kepada para orang tua.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, memberikan penegasan mengenai pentingnya pengawasan mandiri dari pihak keluarga saat beraktivitas di laut. Petugas di lapangan diminta untuk tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat agar meminimalkan risiko kecelakaan laut yang bisa terjadi kapan saja.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak mereka saat mandi maupun bermain di pinggir pantai dan tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Selain itu, kami juga mengajak para pedagang dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh petugas kebersihan,” ujar AKP L. Nursidi saat memberikan keterangannya pada Selasa (16/06/2026).
Antisipasi Kriminalitas Melalui Patroli Dermaga dan Pesisir
Selain memberikan imbauan secara lisan, anggota jaga Pos Polairud Senggigi juga mengintensifkan patroli keamanan di seputaran area pantai, kompleks dermaga, hingga lingkungan sekitar pos terpadu. Langkah patroli jalan kaki ini efektif dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya gangguan kamtibmas berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), atau yang biasa dikenal dengan istilah 3C.
Pihak kepolisian melaporkan bahwa sepanjang pemantauan visual dan interaksi di lapangan, tidak ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Pengamanan garis pantai terpantau berjalan aman tanpa adanya kejadian menonjol. Berdasarkan data rekapitulasi harian, situasi riil di kawasan perairan Senggigi berada dalam status aman berkat kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat.












