LOMBOK BARAT — Aparat kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Batulayar terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Sebagai langkah nyata penanggulangan potensi kriminalitas di malam hari, personel yang tergabung dalam Piket SPKT 3 Polsek Batulayar menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah preventif ini memfokuskan pengawasan pada kawasan strategis, jalur utama pariwisata, hingga area pemukiman padat penduduk guna mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana.
Pelaksanaan patroli intensif ini dilangsungkan pada Minggu (14/06/2026), yang dimulai sejak dini hari pukul 01.30 Wita hingga selesai. Kehadiran personel berseragam lengkap di lapangan menyasar sejumlah titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya massa atau rawan kejahatan jalanan. Jalur yang menjadi prioritas pergerakan personil meliputi Jalan Raya Senggigi, kawasan Sandik, hingga kawasan Lembah Sari, disamping penyisiran berkala ke area perumahan padat penduduk di sekitarnya.
Fokus Pencegahan Kejahatan Jalanan dan Tindak Pidana 3C
Kegiatan preventif ini secara khusus dirancang untuk mengantisipasi potensi pecahnya aksi kriminalitas jalanan, termasuk ancaman pembegalan yang meresahkan, serta tindak pidana 3C, yaitu Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain menyisir jalan raya yang mulai lengang pada dini hari, petugas di lapangan juga aktif memantau situasi lingkungan perumahan warga demi menjamin ketenangan masyarakat yang sedang beristirahat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., memberikan pernyataan resminya mengenai esensi pelaksanaan kegiatan pengamanan ini. Pihaknya menegaskan bahwa patroli dini hari merupakan instrumen penting kepolisian untuk menjamin keamanan wilayah secara berkelanjutan.
“Patroli KRYD ini merupakan salah satu komitmen kami di Polsek Batulayar untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya tindak pidana kejahatan jalanan, aksi begal, serta menekan ruang gerak pelaku kriminalitas 3C di sepanjang jalur utama pergerakan masyarakat maupun kawasan pemukiman,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K.
Pendekatan Humanis Melalui Imbauan Kamtibmas Terhadap Pemuda
Tidak hanya sekadar melakukan pemantauan secara visual dan melintasi jalur-jalur rawan, petugas dari Piket SPKT 3 Polsek Batulayar juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Saat menyusuri Jalan Raya Senggigi dan Sandik, petugas mendapati adanya sejumlah pemuda dan anak-anak muda yang masih kedapatan berkerumun dan nongkrong di pinggir jalan pada waktu dini hari. Petugas kemudian menghampiri kerumunan tersebut untuk berdialog secara santun sekaligus memberikan edukasi mengenai risiko keamanan.
Pihak kepolisian segera memberikan imbauan kamtibmas yang tegas namun humanis, meminta para remaja tersebut untuk segera membubarkan diri secara tertib dan kembali ke rumah masing-masing. Langkah pembubaran ini diambil demi meminimalisasi potensi gesekan antar-kelompok, mencegah penyalahgunaan minuman keras atau narkoba, serta menghindarkan para pemuda tersebut dari target sasaran pelaku kejahatan jalanan atau hal-hal negatif lain yang tidak diinginkan.
“Kami menyambangi anak-anak muda yang masih berkumpul di pinggir jalan raya saat dini hari. Melalui pendekatan yang persuasif, kami berikan pemahaman dan menghimbau mereka supaya segera pulang ke rumah masing-masing. Hal ini sangat penting demi menjaga keselamatan mereka sendiri serta menghindari terjadinya konflik sosial atau potensi kriminalitas yang tidak diinginkan akibat berkumpul hingga larut malam,” tambah AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K.












