GIRI MENANG – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Kantor Bupati Lombok Barat pada Kamis siang. Ratusan masyarakat berkumpul untuk mengantarkan sanak keluarga mereka yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Untuk memastikan prosesi sakral ini berjalan lancar tanpa hambatan, Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat melalui Satuan Samapta (Sat Samapta) melakukan pengamanan ekstra ketat di titik kumpul utama, yakni Lapangan Becingah.
Langkah ini diambil mengingat tingginya antusiasme keluarga pengantar yang kerap memadati area pemberangkatan, yang berpotensi menimbulkan kemacetan hingga gangguan keamanan. Personel kepolisian telah disiagakan sejak pagi hari untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi para calon jamaah haji (CJH).
Sinergi Pengamanan di Kantor Bupati Lombok Barat
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari operasi terpusat untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026. Personel Sat Samapta Polres Lobar, bersama dengan anggota yang masuk dalam surat perintah (sprin) khusus pengamanan haji, tampak berjaga di setiap sudut strategis Kantor Bupati. Fokus utama petugas bukan hanya pada pengaturan kendaraan, tetapi juga pada perlindungan fisik jamaah dari kerumunan massa.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk menjamin bahwa seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan sesuai protokol. Pengamanan ini dilakukan secara humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban di lokasi.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik krusial, mulai dari pintu masuk hingga area parkir di kawasan Becingah. Tujuan utama kami adalah memastikan para tamu Allah ini dapat berangkat dengan tenang tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan atau kericuhan akibat kepadatan pengantar,” ujar Iptu Eko Nugroho saat ditemui di lokasi kegiatan pada Kamis, 23 April 2026.
Mekanisme Pergeseran Jamaah Menuju Asrama Haji
Tepat pada pukul 11.00 WITA, prosesi pelepasan secara resmi dimulai. Setelah rangkaian seremoni selesai, para jamaah diarahkan menuju bus yang telah disediakan untuk bergeser ke Asrama Haji yang berlokasi di Jalan Lingkar. Dalam fase ini, Sat Samapta Polres Lobar memberikan pengawalan guna memastikan iring-iringan bus tidak terhambat oleh kendaraan pribadi para pengantar yang mencoba membuntuti dari jarak dekat.
Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa koordinasi dengan satuan lalu lintas juga dilakukan untuk sterilisasi jalur. “Pergeseran jamaah menuju asrama haji dilakukan dengan pengawalan ketat. Kami memastikan jalur yang dilalui dari Kantor Bupati menuju Jalan Lingkar tetap bersih dari hambatan sehingga estimasi waktu tiba di asrama dapat terpenuhi tepat waktu,” tambahnya.
Selama proses berlangsung, petugas juga memberikan imbauan kepada para keluarga pengantar untuk tertib dan tidak memaksakan diri mendekati bus saat mulai bergerak. Hal ini dilakukan demi keselamatan bersama, mengingat area jalan raya yang cukup padat pada jam-jam tersebut.












