Peran Aktif Bhabinkamtibmas di Desa Perampuan
AIPDA I Made Sumerta selaku Bhabinkamtibmas Desa Perampuan yang mendampingi kegiatan tersebut menyatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi dua arah antara kepolisian dan pelajar. Menurutnya, peran aktif siswa untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan mencurigakan sangatlah penting.
“Tujuan kami hadir di sini bukan hanya untuk memberi ceramah, tetapi untuk memberikan pemahaman nyata kepada siswa-siswi terkait bahayanya narkoba dan bullying sehingga generasi muda kita benar-benar bisa terselamatkan dari pengaruh buruk tersebut. Kami ingin mereka merasa aman bersahabat dengan polisi,” jelas AIPDA I Made Sumerta.
Pihak Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlasyah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Polsek Labuapi. Program jemput bola seperti ini dinilai sangat efektif untuk memperkuat karakter santri agar tidak mudah terprovokasi oleh tren negatif yang berkembang di luar pesantren. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai, diakhiri dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap upaya perlindungan diri dari ancaman narkoba dan perundungan.
Melalui giat rutin ini, Polsek Labuapi berharap angka kriminalitas remaja dan kasus penyalahgunaan zat terlarang di wilayah Lombok Barat dapat ditekan semaksimal mungkin, demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang cerdas, sehat, dan berintegritas.












