Binkam

Polres Lombok Barat Awasi Ketat Harga Pangan di Pasar Gerung

×

Polres Lombok Barat Awasi Ketat Harga Pangan di Pasar Gerung

Sebarkan artikel ini
Cegah Spekulasi, Polres Lombok Barat Pantau Harga Bapokting

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan harga pangan di pasar-pasar tradisional. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap fluktuasi harga yang kerap terjadi di awal tahun dan untuk menjamin ketersediaan stok barang bagi warga.

Pada Kamis siang, 5 Februari 2026, personel dari Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lombok Barat diterjunkan langsung ke Pasar Tradisional Gerung. Kegiatan ini bukan sekadar pemantauan rutin, melainkan implementasi nyata dari kebijakan nasional dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat daerah.

Implementasi SK Kabapanas dan Pengawasan Harga

Pelaksanaan pengecekan harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) ini didasarkan pada payung hukum yang kuat, yakni SK Kabapanas No: 97/TS.02.02/K/01/2026 mengenai Tim Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Hal ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengawal kebijakan pemerintah pusat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.

Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah pasar bertujuan untuk mencegah adanya praktik spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen.

“Kami melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tidak ada kenaikan harga yang melampaui batas kewajaran atau melanggar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Ini adalah bagian dari tugas kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata dalam keterangan resminya.

Detail Hasil Pantauan Harga di Pasar Gerung

Dalam inspeksi yang berlangsung mulai pukul 11.30 WITA tersebut, tim menyasar sejumlah toko besar di Pasar Gerung, di antaranya Toko Bahri, Toko Mustiah, Toko Sepiah, hingga pedagang daging seperti Toko Daging Fatmah. Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, harga komoditas utama terpantau masih berada dalam kategori stabil meski beberapa item memerlukan perhatian khusus.

Untuk sektor beras, harga beras premium tercatat berada di angka Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium dibanderol seharga Rp13.333 per kilogram. Sementara itu, beras program SPHP dari pemerintah tetap terjaga di harga Rp12.000 per kilogram, yang menjadi pilihan ekonomis bagi warga sekitar.

“Kami terus memantau pergerakan harga beras, terutama SPHP, agar tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan alternatif harga terjangkau. Sejauh ini, ketersediaan stok di para pedagang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian,” lanjut AKP Lalu Eka.