Penindakan Tegas Terhadap Pelanggaran Kasat Mata
Meskipun mengedepankan teguran simpatik, Satlantas Polres Lombok Barat tetap memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran kasat mata yang dinilai berpotensi fatal mengakibatkan kecelakaan. Pelanggaran seperti melawan arus, tidak menggunakan helm bagi pengendara roda dua, hingga muatan berlebih (ODOL) menjadi sasaran utama dalam Operasi Keselamatan Rinjani kali ini.
Langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk menjatuhkan sanksi, melainkan sebagai bentuk proteksi kepolisian terhadap nyawa pengguna jalan. Data menunjukkan bahwa kecelakaan fatal sering kali diawali oleh pelanggaran lalu lintas yang dianggap sepele oleh masyarakat.
“Memberikan teguran simpatik adalah prioritas kami kepada masyarakat, namun untuk pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, kami lakukan penindakan sesuai aturan. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar angka kecelakaan di wilayah Polres Lombok Barat bisa berkurang secara signifikan,” tambah Iptu Anton.
Harapan Meningkatnya Kesadaran Kolektif Masyarakat
Operasi Keselamatan Rinjani 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin kepolisian, tetapi menjadi momentum bagi warga Kabupaten Lombok Barat untuk mengubah perilaku berkendara. Kesadaran untuk tertib berlalu lintas seharusnya muncul dari kebutuhan pribadi akan keselamatan, bukan karena takut akan kehadiran petugas di jalan.
Iptu Anton Prasetya Wijaya menekankan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap masyarakat di Kecamatan Kediri dan sekitarnya bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungannya masing-masing.
“Harapan kami melalui operasi ini, kesadaran masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas semakin meningkat. Mari kita jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, sehingga setiap perjalanan yang kita tempuh bisa berakhir dengan selamat hingga ke tujuan,” pungkasnya.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di sepanjang Jalan Ibrahim Al Kholidy terpantau aman dan lancar. Pihak Polres Lombok Barat memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala di titik-titik rawan kecelakaan lainnya guna menjamin kenyamanan seluruh pengguna jalan di wilayah Lombok Barat.












