Binkam

KELOMPOK TANI PUSUK PUJATA SEMBALUN BERSAMA SEJUMLAH KELOMPOK TANI LAINNYA MENYATAKAN KOMITMENNYA UNTUK MENDUKUNG SERTA MENYUKSESKAN PROGRAM PEMERINTAH DI SEKTOR HORTIKULTURA, KHUSUSNYA PROGRAM BANTUAN BENIH BAWANG PUTIH DARI APBN 2026.

×

KELOMPOK TANI PUSUK PUJATA SEMBALUN BERSAMA SEJUMLAH KELOMPOK TANI LAINNYA MENYATAKAN KOMITMENNYA UNTUK MENDUKUNG SERTA MENYUKSESKAN PROGRAM PEMERINTAH DI SEKTOR HORTIKULTURA, KHUSUSNYA PROGRAM BANTUAN BENIH BAWANG PUTIH DARI APBN 2026.

Sebarkan artikel ini

Ia menegaskan keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam menggerakkan lahan, petani, serta pendampingan teknis di lapangan.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, insyaallah Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam 3-4 tahun. Apalagi kalau disupport oleh Gubernur NTB, ” jelasnya.

Mentan Amran mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB yang dinilai aktif menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari penguatan kawasan produksi, pengembangan perbenihan, hingga integrasi sektor pertanian dan peternakan.

Ia menambahkan, kualitas bawang putih Lombok Timur sangat kompetitif dibanding bawang putih impor karena ditanam di dataran tinggi sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

“Karena kualitasnya sangat bagus, pembibitan kita pusatkan di sini. NTB akan menjadi fondasi benih nasional,” pungkas Mentan Amran

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menegaskan pemerintah daerah siap menjadikan Sembalun sebagai pusat pembenihan bawang putih nasional yang terintegrasi dengan kawasan produksi konsumsi di wilayah sekitarnya.

“Alhamdulillah, tahun ini kita sudah menjadi produsen benih bawang putih terbesar di Indonesia. Sesuai arahan Pak Menteri, kawasan Sembalun akan difokuskan untuk pembenihan sekitar 750 hingga 1.000 hektare, sementara wilayah di bawahnya difokuskan untuk produksi konsumsi,” ujar Gubernur.

Pemprov NTB juga tengah memetakan kabupaten dataran tinggi lain untuk perluasan kawasan bawang putih konsumsi serta memperkuat kelembagaan petani dan kemitraan usaha agar produksi berkelanjutan dan memiliki kepastian pasar.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, percepatan swasembada bawang putih nasional optimistis dapat diwujudkan sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai sentra bawang putih dan jagung nasional.