Lombok Barat, NTB – Ketahanan pangan nasional kini menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia yang memerlukan dukungan dari berbagai lapisan instansi, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di tingkat kewilayahan, peran Bhabinkamtibmas menjadi sangat krusial sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar mereka.
Langkah konkret ini terlihat jelas di wilayah hukum Polres Lombok Barat, tepatnya di Desa Lembahsari. Pada Kamis (8/1), jajaran Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang warga yang bertujuan untuk mendorong pemanfaatan lahan produktif. Kegiatan yang berpusat di Dusun Lendang Re ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah misi strategis untuk memperkuat kedaulatan pangan dari level rumah tangga.
Edukasi Pemanfaatan Lahan di Dusun Lendang Re
Personel Bhabinkamtibmas Desa Lembahsari turun langsung ke tengah perkebunan untuk berdialog dengan para petani dan pemilik lahan. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai cara mengelola lahan tidur atau lahan yang belum terpakai agar menjadi area tanam yang menghasilkan. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah penanaman komoditas sayuran esensial yang sangat dibutuhkan dalam kebutuhan dapur sehari-hari namun seringkali mengalami fluktuasi harga di pasar.
Jenis tanaman seperti cabai, terong, dan tomat menjadi komoditas unggulan yang disarankan untuk ditanam. Selain karena masa panen yang relatif cepat, komoditas ini memiliki nilai guna yang sangat tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal keluarga guna menekan pengeluaran, maupun untuk dijual kembali sebagai penopang ekonomi lokal. Kehadiran polisi di tengah ladang ini memberikan semangat baru bagi warga untuk lebih produktif dalam mengolah tanah mereka.
Komitmen Polsek Batulayar dalam Program Nasional
Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam pendampingan sektor pertanian ini merupakan implementasi dari peran Polri sebagai pelindung dan pengayom yang juga peduli terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan menciptakan stabilitas nasional yang lebih baik.
Dalam keterangannya, AKP I Putu Krisna Varananda menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk mendukung penuh swasembada pangan. “Kami melalui personel di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kemandirian pangan. Pemanfaatan lahan produktif di pekarangan rumah maupun lahan kosong adalah solusi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” ujar AKP I Putu Krisna Varananda.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program pemerintah pusat benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat dusun. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen, minimal untuk kebutuhan mereka sendiri. Dengan menanam cabai atau tomat sendiri, warga akan lebih tangguh dalam menghadapi kenaikan harga pangan di pasar,” tambahnya.












