Proses Administrasi dan Penyambutan Khas Lombok
Setelah kapal bersandar pada pukul 06.30 WITA, proses pemeriksaan administrasi segera dilakukan. Pada Pukul 06.50 WITA, Petugas BKK Pelabuhan Lembar, KASOP Lembar, Tim Bea Cukai, dan Imigrasi Mataram melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen Kapal dan para tamu. Setelah proses imigrasi dan kepabeanan selesai, para wisatawan diizinkan untuk turun.
Sambutan hangat khas Lombok pun menyambut ratusan turis tersebut. Kesenian tradisional Gendang Beleq turut memeriahkan suasana di area dermaga, memberikan impresi pertama yang memukau bagi para pelancong dari berbagai negara.
Menjelajahi Daya Tarik Lokal dengan 18 Bus Pariwisata
Dari total 653 penumpang, sebanyak 538 wisatawan telah diatur oleh Agen PT. Lombok Paradise untuk melaksanakan city tour ke berbagai objek wisata unggulan. Untuk mobilitas ini, disiapkan 18 unit bus besar.
Destinasi yang menjadi target kunjungan meliputi kekayaan budaya dan alam di Lombok Barat, Mataram, dan Lombok Tengah. Beberapa lokasi yang akan dikunjungi antara lain Museum NTB, Pantai Senggigi, Taman Mayura, Pura Lingsar, Pura Narmada, Pura Suranadi, sentra Tenun Sukarara, serta kawasan pariwisata Kuta, Sade, Mandalika, Novotel, dan Cocotinus.
Para wisatawan diberikan waktu untuk menikmati keindahan Lombok hingga pukul 14.30 WITA. Sesuai jadwal keberangkatan (ETD), Kapal Pesiar Seven Seas Explorer dijadwalkan bertolak pada pukul 15.00 WITA, melanjutkan perjalanan menuju destinasi eksotis selanjutnya, Komodo.
Seluruh proses lastender dan keberangkatan dilaporkan berjalan lancar dan kondusif, menandai suksesnya satu lagi kunjungan kapal pesiar internasional ke Pelabuhan Gili Mas, sekaligus mempromosikan pariwisata NTB di mata dunia.










