Binkam

Polsek Batulayar Gencarkan Ketahanan Pangan, Dorong Warga Tanam Sayur

×

Polsek Batulayar Gencarkan Ketahanan Pangan, Dorong Warga Tanam Sayur

Sebarkan artikel ini

Dampak Nyata pada Kesejahteraan dan Ekonomi Keluarga

Pemanfaatan lahan kosong untuk menanam komoditas seperti cabai, terong, dan tomat memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Secara internal, keluarga tidak perlu lagi membeli komoditas tersebut di pasar, yang notabene harganya seringkali berfluktuasi tinggi. Ketersediaan hasil panen yang segar dan organik juga menjamin kualitas konsumsi pangan yang lebih baik bagi keluarga.

Secara eksternal, jika hasil panen melimpah, warga dapat menjualnya ke pasar lokal, sehingga menambah pendapatan keluarga. Model pertanian skala kecil ini juga mengajarkan kemandirian dan keterampilan hidup yang sangat berharga.

Kapolsek Batulayar menekankan bahwa langkah ini adalah investasi jangka panjang untuk masyarakat. “Jika setiap rumah tangga memiliki kebun mini, maka Dusun Kekekaran secara kolektif akan memiliki ketahanan ekonomi dan pangan yang kuat. Inilah esensi dari program yang kami dukung, yaitu memastikan masyarakat kami bisa mandiri dan sejahtera,” tutur Kompol I Putu Kardhianto dengan nada optimis.

Polri, melalui jajaran Bhabinkamtibmas, akan terus memantau dan memberikan pendampingan teknis kepada warga yang telah memulai penanaman. Sinergi antara Kepolisian dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam memastikan program ketahanan pangan ini berjalan sukses dan berkelanjutan, selaras dengan tujuan besar pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan nasional.

Menguatkan Sinergi Lintas Sektor untuk Hasil Maksimal

Keberhasilan program ketahanan pangan tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja. Polsek Batulayar berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Pertanian dan Peternakan setempat, serta pemerintah desa. Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk memastikan ketersediaan bibit unggul, pupuk, dan akses pasar jika warga mulai berproduksi dalam skala yang lebih besar.

Kompol I Putu Kardhianto berharap, inisiatif kecil yang dimulai dari Desa Batulayar ini dapat menginspirasi wilayah lain di Lombok Barat, bahkan di seluruh NTB, untuk mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Dengan demikian, target nasional untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh akan semakin mudah tercapai, dimulai dari ketahanan pangan di tingkat keluarga dan komunitas.