Binkam

Kapolres Loteng Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Nyepi dan Idul Fitri.

×

Kapolres Loteng Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Nyepi dan Idul Fitri.

Sebarkan artikel ini

Lombok Tengah (NTB) – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, SIK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Lombok Tengah.

Kapolres menekankan pentingnya toleransi dan saling menghormati antarumat beragama dalam menghadapi dua hari besar keagamaan ini. Ia mengingatkan bahwa kerukunan merupakan kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif dan damai di tengah masyarakat.

“Menjaga kerukunan dan toleransi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan memahami perbedaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Lombok Tengah,” ujar AKBP Eko Yusmiarto, SIK dalam keterangnya, Jumat (28/3).

Baca Juga :  Patroli Dialogis Pamapta Polres Sambangi Tempat Keramaian dan Lokasi Wisata, Sampaikan Himbauan Kamtibmas Patroli dialogis yang tergabung dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan atau KRYD secara intensif dilakukan oleh Polres Bima Bima Polda NTB. Terkini Pamapta Polres Bima yang dipimpin oleh Pamapta 1, Ipda Nady Kinanti Purwanto S.Tr.K., menggelar Patroli dialogis di seputaran wilayah hukumnya Minggu (16/11/25) pagi tadi. Kegiatan tersebut di fokuskan di tempat keramaian dan tempat wisata seperti di terminal Tente, Water Boom Godo dan Pantai Kalaki Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Dalam kesempatan itu Ipda Nady dan anggotanya berdialog dengan pengunjung wisata agar berhati-hati dan tetap menjangkau anak anak. Tujuannya kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kehadiran kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati hari libur akhir pekan. Selain itu kegiatan yang dilaksanakan oleh Pamata Polres Bima ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya berbagai Guankamtibmas yang meresahkan masyarakat. Kami hadir memberikan pelayanan terbaik dan memastikan masyarakat beraktifitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota Polri dengan mengedepankan cara humanis itu disambut positif oleh masyarakat. Kejadian yang menonjol tidak ditemukan dalam patroli yang dilaksanakan secara mobile tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman Pungkas Adib menutup rilisannya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam menjaga kamtibmas selama hari besar keagamaan umat hindu dan muslim. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat rasa kebersamaan, serta saling mengayomi satu sama lain,” tambahnya.

Selain itu, AKBP Eko Yusmiarto, SIK mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan dengan berlebihan seperti menggunakan petasan atau kembang api yang dapat mengganggu ketenangan, serta menghindari konvoi kendaraan yang dapat menyebabkan kemacetan atau kecelakaan.

“Mari kita rayakan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri dengan penuh khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi kita semua,” tegasnya.

Lombok Tengah (NTB) – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, SIK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Lombok Tengah.

Kapolres menekankan pentingnya toleransi dan saling menghormati antarumat beragama dalam menghadapi dua hari besar keagamaan ini. Ia mengingatkan bahwa kerukunan merupakan kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif dan damai di tengah masyarakat.

“Menjaga kerukunan dan toleransi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan saling menghormati dan memahami perbedaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Lombok Tengah,” ujar AKBP Eko Yusmiarto, SIK dalam keterangnya, Jumat (28/3).